Sabtu, 28 Juli 2012

Thorpe Menilai Inggris Tak Berpeluang


RENANG INDONESIA - Pemenang lima medali emas cabang renang Olimpiade asal Australia, Ian Thorpe, mengatakan bahwa terlalu banyak hingar-bingar di sekitar Olimpiade 2012. Hal ini menyebabkan Inggris lupa bahwa timnya akan menghadapi kompetitor terbaik di dunia.

Dalam pernyataan yang berani, Thorpe mengatakan bahwa Tim Inggris Raya akan "cukup kesulitan" mengalahkan Tim Australia. Di sisi lain, menurutnya, Amerika Serikat akan tetap mendominasi. Sementara, akan ada atlet-atlet dari Jepang dan China yang mungkin saja akan menyabet medali emas.

Thorpe gagal masuk dalam pertandingan Olimpiade untuk mengalahkan rekornya sendiri. Setelah kembali ke dunia olahraga tahun lalu ia mengatakan bahwa kemenangan Adlington bukanlah sebuah formalitas.

Adlington yang telah memenangkan dua medali emas di Beijing, sangat diharapkan untuk mengulangi kesuksesannya di nomor 800 m gaya bebas.

Namun Thorpe mengatakan, "Ini adalah hal tersulit, asumsi sudah beredar, bahwa medali emas telah dimenangkan bahkan sebelum ia mulai berenang. Yang saya tahu, ini bukan respon Repecca menanggapi pertandingan Olimpiade. Sebagai tuan rumah, Becky juga mendapatkan tekanan untuk mempertahankan medali Olimpiade.

"Ini sulit baginya. Saya pernah melihat pada beberapa potongan video kedatangannya dan dia terlihat tenang saat itu. Ia harus tetap tenang sampai beberapa hari ke depan."

UK Sport telah memprediksi tim perenang Inggris akan mendapatkan beberapa medali, lebih dari apa yang mereka dapatkan di Beijing.

Namun, walaupun Thorpe mengatakan bahwa tim ini memiliki "beberapa titik" yang dapat mereka menangkan, termasuk perlombaan Adlington dan Fran Halsall, dia mengatakan bahwa Inggris harus "mengatur harapan mereka".

"Terlalu banyak hingar-bingar dan terlalu banyak harapan dan semua orang ingin melihat timnya berhasil," katanya.

"Anda dapat terjebak dalam situasi ini dan melupakan fakta bahwa ini adalah atlet-atlet terbaik dari seluruh dunia. Jika dilihat dari sana, kalian adalah tim underdog."

"Jika seorang atlet kehilangan medali emas dengan selisih satu detik pada urutan ke-100, apakah itu kegagalan? Saya pikir tidak begitu, terutama jika atlet tersebut telah turun setengah detik dari rekornya."

Thorpe mengatakan olahraga renang telah mengalami "evolusi" dalam empat tahun terakhir. Saat ini, dominasi Amerika dan Australia sudah berkurang.

"Saya pikir kita akan terkejut dengan hasil perolehan medali," katanya. "Saya rasa ada beberapa peluang untuk Korea Selatan, perenang China dan Jepang. Ini menunjukkan bahwa renang berubah menjadi sebuah olahraga yang lebih global. " (KOMPAS.com) 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar