Rabu, 12 Januari 2011

Asian Games XVI: Glenn Pecahkan Rekornas

Glenn Victor


MAJALAH RENANG INDONESIA. Glenn Victor Sutanto berhasil mempertajam rekor nasional renang nomor 50m punggung putra 26,31 detik yang diciptakannya sendiri di Asian Games 2010 Guangzhou, China. Rekor lama 26,54 detik diciptakannya di Jakarta dalam acara Krapsi tahun lalu.

Sementara pada Loncat Indah, atlet-atlet nasional berada pada posisi terbawah diantara para peserta. Dalam Asian Games 2010, akuatik menggelar cabang renang, loncat indah, polo air, dan renang indah. Dimana Indonesia hanya mengikuti cabang renang dan loncat indah setelah meraih medali di Sea Games Laos 2009.

Pada nomor 50m punggung tersebut, Glenn berhasil masuk final dan mencapai finish urutan ketujuh dari delapan perenang dengan catatan waktu 26,31 detik. Waktu yang cukup untuk mempertajam rekor nasional tapi tidak cukup untuk meraih medali.

Namun sebelum Glenn mencapai finish, 1,23 detik di depannya ada perenang Jepang Junya Koga yang telah menyentuh dinding kolam lebih dulu dengan catatan waktu 25,08. Masih kurang kencang dibanding ketika ia berlaga  di kejuaraan Pan Pacific (24,86) Agustus 2010. Rekan satu timnya, Ryosuke Irie menempati urutan kedua 25,16 adalah perenang terbaik nasional Jepang urutan 16. Medali perunggu diraih perenang tuan rumah Cheng Feiyi 25,30 Posisi Glenn lebih baik ketimbang perenang Singapura Reiner Ng Kai Wee 26,48 yang menempati urutan ke delapan.

Sementara harapan meraih medali pada nomor estafet 4x100m gaya ganti putra pupus setelah dalam babak penyisihan didiskualifikasi. Memang, masih terlalu berat bagi perenang nasional untuk menandingi perenang tingkat Asia yang rata-rata memiliki pengalaman tanding di tingkat dunia. Selama enam hari, para perenang terbaik Asia bertarung di kolam renang Aoti Aquatic Centre, Guangzhou, China untuk memperebutkan 38 medali emas pada 13-18 Nopember. China meraup 23 medali emas yang tersedia dari 38 nomor yang dipertandingkan.

Pada cabang Loncat Indah, China menyapu bersih 10 medali emas yang tersedia. Demikian pula di cabang renang indah yang menyediakan 3 medali emas untuk nomor Duet, Free compination dan team. Sementara medali emas polo air putri diraih China dan putra oleh Kazakstan. China memang luar biasa.

Indonesia naik kelas
Dalam Asian Games XVI 2010 di Guangzhou, China Kontingen Indonesia menempati peringkat 15 klasemen akhir perolehan medali emas dengan meraih 4 medali emas, 9 perak, dan 13 perunggu. 

Sementara itu tuan rumah China, dipastikan mempertahankan gelar Juara Umum Asian Games XVI 2010 dengan raihan medali yang signifikan yakni 199 medali emas, 119 perak dan 98 perunggu. Sedangkan di peringkat kedua, Korea Selatan dengan 76 medali emas, 65 perak dan 91 perunggu, disusul Jepang dengan 48 emas, 74 perak dan 94 perunggu.

Pesta olahraga multi event empatan tahunan Asian Games XVI 2010 yang berlangsung lebih dari dua minggu memetakan perkembangan dan kekuatan olahragawan kawasan Asia Timur sangat signifikan, dimana China memiliki kekuatan jauh dibandingkan dengan belahan Asia lainnya.

Sementara Iran yang mengumpulkan 20 medali emas, 14 perak dan 25 perunggu mewakili kekuatan Asia Barat, sedangkan Khazakstan yang menempati peringkat kelima mewakili kekuatan negara pecahan Uni Soviet dan India dengan 14 emas, 17 perak dan 33 perunggu mewakili Asia Selatan. 

Wakil Asian Tenggara, Thailand menempati peringkat ke-9 dengan 11 emas, 9 perak dan 32 perunggu disusul kemudian Malaysia dengan sembilan emas 18 perak dan 14 perunggu.

Prestasi olahraga Asia saat ini didominasi Asia Timur, China, Jepang, Korea dan China Taipei di papan atas. Sedangkan kawasan Asia lainnya tertinggal dan harus bekerja keras lagi. Termasuk Indonesia juga harus menyiapkan pembinaan ke depan dengan baik untuk regenerasi atlet.

Kontingen Indonesia sendiri diselamatkan oleh penampilan gemilang oleh nomor perahu naga yang mempersembahkan tiga emas dan tiga perak. Sedangkan satu medali emas lagi diraih dari cabang bulu tangkis nomor ganda putra.
Apresiasi diberika kepada tim perahu naga Indonesia yang meraih hasil terbaik di Asian Games XVI 2010. Meski cabang baru, namun Indonesia berhasil memanfaatkan peluang di nomor itu secara maksimal.

Pentas olahraga antarnegara Asia, Asian Games Edisi ke-16 di Guangzhou, China, menorehkan sebuah rekor, yakni dalam hal jumlah atlet yang akan berpartipasi.

Menurut keterangan Olympic Council of Asia (OCA), atlet yang terdaftar untuk mengikuti Asian Games tahun ini berjumlah 9.704 orang. Angka ini 184 lebih banyak daripada rekor sebelumnya (9.520) yang dicatat di Asian Games 2006 di Doha, Qatar. Ditambah ofisial tim yang berjumlah 4.750, berarti total yang akan mengikuti Asian Games 2010 adalah 14.454 orang, yang berasal dari 45 negara.

Rekor lain yang sudah dipastikan ditorehkan Guangzhou adalah jumlah cabang yang dipertandingkan, sebanyak 42 cabang. Sebanyak 28 di antaranya merupakan olahraga Olimpiade, sedangkan sisanya (14) merupakan cabang non-Olimpiade seperti wushu, kriket, rugby dan catur.

Tuan rumah China tetap merupakan delegasi terbesar di ajang ini. Mereka melibatkan 1.454 anggota delegasi  -- 977 di antaranya adalah atlet. Di antara para atlet itu, 35 di antaranya berstatus juara Olimpiade seperti atlet tenis meja Wang Liqin, pebulutangkis Lin Dan, pelari gawang putra Liu Xiang, dan pesenam trampolin putri, He Wenna. China akan mengikuti 41 cabang.

"Negeri Panda" mendominasi Asia dan selalu menjadi juara umum sejak Asian Games 1982. Sebelum itu cuma Jepang yang pernah menjuarai Asian Games sejak dihelat pertama kali di tahun 1951 di New Delhi, India.

Empat tahun lalu di Doha, Qatar, mereka menyabet 165 medali emas, 88 perak, dan 63 perunggu. Tahun ini jumlah medali emas yang tersedia berjumlah 476 keping.

Indonesia mengirim 212 atlet (120 putra, 92 putri) untuk berpartisipasi dalam 21 cabang. Empat tahun lalu di Qatar, kontingen "Merah Putih" meraih dua emas, tiga perak, dan 15 perunggu, menduduki peringkat 22.

Hasil:

50m punggung putra
1.       Junya Koga 25.08  
2.       Ryosuke Irie  25.16 
3.       Feiyi Cheng  25.30 
4.       PARK Seonkwan  25.75  
5.       Yu Zhang 25.95 
6.       Stanisla Ossinsky  26.21 
7.       Glenn Victor Sutanto  26.31  
8.       Reiner NG Kai Wee 26.48

Loncat Indah

Putra
1.      Menara 10m: Cao Yuan (China)
2.      Papan 1m: He Min (China)
3.      Papan 3m: He Chong (China)
4.      Sinkro Menara 10m: Luo Yutong dan Qin Kai (China)
5.      Sinkro Papan 3m: Luo Yutong dan Qin Kai (China)

Putri:
1.       Menara 10m: Hu Yadan (China)
2.       Papan 1m: Wu Minxia (China)
3.       Papan 3m: He Zi (China)
4.       Sinkro Menara 10m: Chen Ruolin dan Wang Hao (China)
5.       Sinkro Papan 3m: Qin Kai/Luo Yutong (China)

Renang Indah:
Free combination: China , Jepang, dan Kazakstan
Team: China, Jepang, dan Korea
Duet: China, Jepang, dan Korea

Water Polo

Putri:
1.    China, emas
2.    Kazakst, perak
3,    Uzbek, perunggu
4.    India.

Putra
1.       Kazakstan (emas)
2.       China (perak)
3.       Jepang (perunggu)
4.       Korea

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar