Selasa, 24 Juli 2012

Olimpiade 2012L Hannah Miley Bakal Jadi Perhatian


LONDON, RENANG INDONESIA - Sabtu (28/7/2012) mendatang, ketika Hannah Miley berdisi di posisi start di sisi kolam renang Olimpiade, semua mata akan memandang penuh harap padanya.

Miley difavoritkan menjadi atlet yang akan memenangkan salah satu emas pertama bagi tim nasional Inggris di Olimpiade London 2012. Miley bertanding untuk cabang olahraga renang nomor 400 meter individual medley.

Atlet renang ini merupakan satu dari sekelompok perenang perempuan yang dipilih delapan tahun lalu oleh Bill Sweetenham dan dilatih untuk memenangkan Olimpiade London 2012 ini. Jika Miley dapat menyabet medali dari salah satu nomor yang ia ikuti, 200 meter dan 400 meter individual medley, hal ini akan dilihat sebagai pemulihan nama baik yang luar biasa dari Sweetenham sebagai direktur penampilan Renang Inggris.

Hal ini akan mengakhiri setahun setelah ia dibersihkan dari tuduhan bahwa dirinya telah mengacaukan perenang. Sekarang, lima tahun setelah Sweetenham mengundurkan diri dan mengarah kembali ke Down Under, revolusinya akan bergema di kolam renang Olimpiade.

Miley adalah anggota pertama dari grup elite Sweetenham yang akan berenang. Atlet lainnya yang juga akan berlomba demi mendapatkan emas, Rebecca Adlington, Fran Halsall, Ellen Gandy, Keri-Anne Payne, dan Lizzie Simmonds, akan mengikutinya dalam 10 hari ke depan.

Sweetenham (62), ingat kali pertama Miley terjun ke kolam renang. "Sangat jelas bahwa Hannah akan menjadi luar biasa," katanya, "Sikapnya baik di dunia olahraga manapun."

Miley (22), telah berjuang untuk mencapai peringkat teratas di luar cara-cara tradisional. Ia menghindari kolam renang modern dan tetap berada di Inverurie, Aberdeenshire. Ia berlatih di Garioch Amateur Swimming Club di kolam dengan sepanjang 25 meter dengan empat lintasan, dan dilatih oleh ayahnya, Patrick Miley.

"Kami pergi ke atas untuk mengunjunginya," kata Sweetenham, "Ia berlari untuk berlatih dengan obor di tiap pundaknya, dia adalah gadis yang mengetahui bagaimana mengatasi kesulitan. Ayahnya telah menyelesaikan pekerjaan yang luar biasa untuk mempersiapkannya dengan fasilitas yang sederhana."

"Hannah memiliki senyum seperti lumba-lumba dengan sikap seperti ikan hiu. Ia akan bertarung mati-matian dan tidak perlu ditanya lagi, di akhir perlombaan Hannah telah memberikan segalanya."

Sweetenham dan timnya telah melihat banyak hal di dalam bakat baru ini. "Kami melihat hal-hal fisik seperti bahu, posisi badan, dan teknik di dalam tekanan," kata Sweetenham. "Kami juga melihat sikap dan karakter karena tanpa itu semua, semua talenta di dunia ini tidak akan pernah cukup."

Mereka muncul dengan daftar nama 11 perempuan berusia 13 dan 14 - termasuk Halsall, Gandy dan Simmonds - memakai pesawat ke Meksiko untuk kamp pelatihan ketinggian selama lima minggu.

"Kami tidak mengikuti aturan dari latihan ketinggian," kata Sweetenham. "Kami berlatih lebih keras dan lebih cepat karena kami ingin mengetes kecepatan mereka untuk pulih. Satu-satunya kontak yang mereka miliki dengan orangtua mereka adalah pada hari Sabtu. Mereka harus memasak dan mencuci sendiri."

Kemajuan di kolam renang sangat cepat, namun hal tersebut tidak terefleksikan di darat. "Setelah sekitar seminggu, mereka memiliki noda berwarna coklat di lengan mereka," kata Sweetenham. "Salah seorang pelatih mengatakan kepada saya bahwa mereka terkena alat setrika ketika tengah mencoba untuk menyetrika baju mereka sendiri."

Halsall, yang akan tetap berenang dalam tiga event individual di London, dan dalam ranking lima besar, mengatakan bahwa Sweetenham merupakan kunci kesuksesannya.

"Fran memiliki sikap optimistis yang luar biasa," kata Sweetenham. "Semua yang ia lakukan, ia melihat kesempatan untuk menyelesaikannya. Namun, ia tidak menganggap dirinya sendiri sebagai pemenang."

"Apa yang kami miliki adalah sebuah kelompok berisi atlet-atlet muda yang percaya pada kegagalan melebihi kesuksesan, karena sejarah masa lalu dari program pelatihan renang mereka."

Terima kasih kepada Sweetenham, sekarang ada aura kepercayaan diri di antara perenang perempuan Inggris, "Saya mengenal mereka, saya tahu hati dan pikiran mereka dan saya tahu mereka akan menyampaikannya," katanya. "Saya hanya takut kami melupakan seseorang." (kompas.com)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar