Kamis, 12 Januari 2012

ESG Bandung Solid karena kebersamaan

Elfira Swima Gemilang (ESG) Bandung, adalah klub renang terkemuka saat ini untuk kawasan Jawa Barat dan salah satu klub renang terbaik di tanah air. Ini terbukti dari hasil pembinaan pelatihnya yang berhasil melahirkan atlet-atlet ternama di tanah air. Misalnya Ira Kurniawan, Glenn Victor, Pratama Siahaan, M Idham Dasuki, dan beberapa atlet lainnya.
“Prestasi ESG Bandung cukup baik belakangan ini, dimana dalam Krapsi 2007 misalnya, ESG berhasil mengumpulkan medali emas terbanyak diantara sejumlah klub ternama di tanah air,” ujar Ketua Umum ESG Bandung, Iman Firmansyah. Bahkan, dalam Invitasi 2008 di Jakarta dari 37 emas yang diperoleh Jawa Barat, 70 persen merupakan sumbangan atlet ESG, tambahnya.
Pernyataan Iman tidak berlebihan sebab dua diantara sepuluh perenang terbaik dalam Invitasi 2008 tersebut, berasal dari ESG Bandung, yakni Raina Saumi Grahana (KU III) dan Kenny Lisanputera (KU IV). Raina sendiri berhasil memperbaiki rekor KU Nasional atas namanya sendiri pada nomor 1500m gy bebas dalam waktu 18:21,76 detik. Catatan waktu sebelumnya adalah 18:25,28 detik yang diciptakannya di Bandung,  27 Desember 2007.
Apa yang menyebabkan prestasi atlet ESG Bandung bagus, menurut Iman yang baru enam bulan menjabat Ketua Umum, adalah solidnya hubungan antar pelatih, orangtua, dan atlet. Ditunjang program-program latihan yang jelas dan terarah. Setiap persoalan, dipecahkan bersama secara terbuka, sehingga semua merasa memiliki.
Pembina ESG Bandung kini sedang pokus pada pembinaan usia dini, khususnya kelompok putri, agar mata rantai pembinaan tidak putus. Dimana saat ini merupakan era Glenn, maka harus disiapkan bibit baru yang potensial untuk menggantikan atlet-atlet senior.
ESG Bandung memiliki program khusus bagi anggotanya yang memiliki bakat dan potensi bagus untuk menjadi perenang tangguh. Program khusus ini ditangani secara khusus pula terpisah dari perenang yang berenang hanya sekedar untuk kesenangan atau kesehatan.
“ESG beruntung memiliki pelatih-pelatih yang loyal pada klub yang berjumlah 12 orang diantaranya pelatih senior yang berpengalaman, seperti Nizar, Jaja, Asep, dan Dadang. Di tangan mereka inilah 80an anggota yang aktif setiap hari pagi dan sore berlatih di Kolam Renang Hotel Horison dan Karang Setra Bandung.”
Ditengah banyaknya klub renang di Bandung, bahkan daerah yang paling banyak klub renangnya di tanah air, tidak membuat ESG Bandung kehilangan pamor. Selain iurannya paling murah pada tingkat klub terbaik di Bandung, ESG menawarkan program latihan yang terarah, berjenjang sesuai usia dari usia dini hingga senior.
Setiap tiga bulan sekali dilaksanakan evalusi untuk promosi anggota ke jenjang yang lebih tinggi. Selain itu juga menawarkan program sekedar untuk kesenangan dan juga untuk prestasi.
Saat ini ESG memiliki atlet di jajaran KU III dan IV paling lengkap, sehingga bisa dibentuk beberapa tim estafet. “Untuk menjaga kontinitas agar jangan terputus mata rantai pembinaan, maka kami sedang berusaha membina perenang putri yang diharapkan hasilnya pada dua atau tiga tahun mendatang. Selain menerima anggota baru, ESG Bandung juga menerima atlet titipan dari daerah dimana saat ini sedang ikut berlatih dua perenang dari Balikpapan.

Selain sibuk menggarap anggotanya, ESG Bandung kini sedang bergelut untuk meningkatkan kesejahteraan pelatihnya. Pengurus yang baru terpilih untuk dua tahun mendatang ini, memiliki tugas untuk meneruskan kebijakan pengurus sebelumnya.
“Kami hanya menambahkan apa yang kurang. Dan khusus untuk meningkatkan kesejahteraan pelatih ini kami sedang menjajagi kerjasama dengan sponsor,” ujar Iman.
Iman tak bisa menampik betapa masih minimnya kesejahteraan pelatih. Itu sebabnya banyak pelatih yang nyambi membuka les privat.
“Selama klub belum bisa memenuhi kesejahteran pelatihnya. Maka menurut saya
sangat wajar pelatih mengadakan privat. Asal tidak mengganggu atau mengurangi kewajibannya terhadap anggota atau atlet.”tambahnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar