Selasa, 24 Juli 2012

London siap sajikan pertunjukan terbesar di dunia


London - AKUATIK INDONESIA - Tujuh tahun persiapan, dengan memakan dana 9,3 miliar pounds dan menampilkan 10.490 atlet, Olimpiade London akan dibuka pada Jumat dengan menyodorkan 302 medali emas untuk dimenangi dengan pertaruhan reputasi.

Stadion Olimpiade dan pusat Akuatik di East End London akan menampilkan `pahlawan-pahlawan super di Beijing` yakni Usain Bolt dan Michael Phelps, yang menorehkan sejarah pada 2008.

Di sisi lain kota, aksi-aksi Roger Federer, Novak Djokovic, dan Serena Williams, akan mengisi judul-judul surat kabar saat Wimbledon menyambut talenta-talenta tenis papan atas.

Di tengah-tengah, Horse Guard Parade, yang dapat dicapai dengan berjalan kaki dari Downing Street dan Gedung Parlemen, akan menjadi arena untuk bola voli pantai, dan Stadion Wembley, akan menjadi tempat berlangsungnya final sepak bola.

Bahkan Lord, kiblat olahraga kriket, membuka pintu-pintunya untuk para pepanah terbaik di dunia.

Pada cabang olahraga atletik, Bolt, yang meraih tiga medali emas di Beijing pada nomor 100 meter, 200 meter, dan 4 x 100 meter estafet, menghadapi pertarungan sengit dengan rekan setimnya di tim Jamaika, Yohan Blake, di final 100 meter pada 5 Agustus.

Bolt memegang rekor dunia yakni 9,58 detik, namun Blake merupakan juara dunia dan pada musim ini sedang dalam penampilan terbaiknya, ia tampil lebih baik daripada seniornya di ujicoba Jamaika pada bulan lalu.

Di kolam renang, Phelps, yang memenangi delapan medali emas di Beijing untuk membuat total ia telah mengumpulkan 14 medali emas, membutuhkan lima medali emas lagi untuk melewati rekor sepanjang masa, yakni 18 medali emas, yang dicatatkan pesenam Uni Soviet, Larisa Latynina, antara 1956 sampai 1964.

"Tentu saja, kami selalu ingin melakukan upaya terbaik dan berenang secepatnya, itu adalah tujuan-tujuan utama," kata Phelps, yang akan bertanding di tujuh nomor.

Seperti Bolt, Phelps (27) juga memiliki rival satu negara yakni Ryan Lochte, tiga kali juara Olimpiade, yang dapat merusak impian rival-rivalnya ketika kedua perenang itu bertanding di nomor 200 meter dan 400 meter gaya ganti.

Masih di kolam renang, mata para penonton juga akan tertuju pada Missy Franklin, yang baru berusia 17 tahun dan juga bertanding di tujuh nomor, serta perenang sensasional Australia, James Magnussen.

Mendapat julukan `Misil,` Magnussen adalah juara nomor 100 meter gaya bebas dan pada awal tahun ini ia mencatatkan waktu tercepat meski tidak menggunakan perangkat yang sekarang dilarang, pengurang hambatan bernama `super suit.`

Bintang-bintang atletik lain adalah pelompat galah asal Rusia, yelena Isinbayeva, David Rudisha dari Kenya yang berkompetisi di nomor 800 meter, dan atlet Ethiopia, Kenenisa Bekele, juara lari nomor 5.000 meter dan 10.000 meter di Beijing.

Pelari Afrika Selatan, Oscar Pistorius, yang mendapat julukan `Blade Runner` karena ia menggunakan kaki buatan berupa bilah karbon fiber untuk berlari, akan mencetak sejarah sebagai atlet pertama yang mengalami dua kali amputasi untuk berlaga di Olimpiade.

Di velodrome, Bradley Wiggins, yang baru saja menorehkan sejarah dengan berjaya di Tour de France, akan membantu mendongkrak peluang tuan rumah.

Zara Phillips, cicit dari Ratu Elizabeth, menambahkan sedikit nuansa kerajaan di arena berkuda di Greenwich.

Federer, yang menjadi pemenang Wimbledon sebanyak tujuh kali, kembali ke All England Club di Barat Daya London untuk menambahkan medali emas dari nomor tunggal, kepada koleksi medali emas dari nomor ganda putra yang ia menangi bersama kompatriot Swissnya, Stanislas Wawrinka, empat tahun silam.

Calon rivalnya adalah Djokovic dan Andy Murray, namun ia tidak perlu mengkahwatirkan juara bertahan, Rafael Nadal, yang harus mengundurkan diri karena masalah lutut.

Tim Amerika Serikat akan menjadi favorit di cabang bola basket putra, di mana Dream Team akan diperkuat LeBron James dan Kobe Bryant, namun mereka tidak mengikut sertakan Dwayne Wade atau Derrick Rose yang cedera.

Persiapan Olimpiade berlangsung relatif tanpa masalah, meski panitia penyelenggara harus mengerahkan 3.500 tentara untuk perhelatan akbar ini setelah perusahaan keamanan swasta mengakui mereka tidak mampu menurunkan petugas keamanan dalam jumlah yang diperlukan.

Di tengah keluhan seputar keamanan dan transportasi, Walikota London, Boris Johnson, menepis kritik perihal Olimpiade, dengan mengatakan bahwa kota itu siap menyajikan pertunjukan terbesar di dunia.

"Semuanya, biarkan hal itu - sudah cukup rengekannya," kata Johnson seperti dikutip AFP.

"Potonglah sumber-sumber rengekan itu. Dan kalau anda merupakan perengek, bungkus hal itu dengan kaus kaki - segera."

Bagaimanapun, salah satu subyek diskusi yang paling digemari di Inggris - cuaca - terus berada di garis depan.

Setelah musim panas yang basah dan dingin, suhu diharapkan akan mencapai sekitar 20 derajat celcius saat Olimpiade resmi dimulai pada Upacara Pembukaan, Rabu.

Sebelum hal itu terjadi, aksi pertama akan berlangsung di Wales pada Rabu, ketika tim sepak bola putri Inggris Raya menghadapi Selandia Baru di Stadion Millenium, Cardiff. (ANTARANEWS)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar