Sabtu, 28 Juli 2012

Cina berharap dari renang di Olimpiade?


RENANG INDONESIA - Dengan tim yang lebih kecil dan juga dana yang menciut, tim Olimpiade Cina harus lebih meratakan prioritasnya di Olimpiade London 2012.
Tetapi lebih kecil tentu saja relatif sifatnya. Karena yang disebut lebih kecil tetaplah sebuah tim dengan jumlah atlet hampir 400 orang (turun dari 600 saat Beijing menjadi tuan rumah empat tahun lalu)

Dana yang menciut juga bukan berarti kemudian sedikit. Walau tidak ada angka resmi disebutkan tetapi untuk mengirim 400 atlet lengkap dengan peralatan dan juga ofisial tentulah membutuhkan dana yang tidak sedikit.
Namun kalau Cina ingin mengulangi sukses sebagai juara umum dengan 51 medali emas seperti di Beijing, mereka harus mendulang emas di luar olahraga yang secara tradisional mereka kuat.
Itu berarti mencoba untuk tidak hanya mengandalkan bulutangkis, loncat indah, tenis meja, angkat besi dan semacamnya, tetapi menapaki cabang di luar itu. Salah satunya adalah renang dengan bintang Sun Yang

Sun, 20, adalah juara dunia untuk gaya bebas 1500m danrunner up untuk 400m. Ia adalah satu dari hanya dua perenang yang mampu memecahkan rekor sesudah akhir tahun 2009 badan renang dunia, FINA, melarang pakaian renang berbahanpolyurethane yang diyakini membantu perenang melaju di air dengan lebih mulus.
Memang Sun beredar di antara para elit dunia kolam renang. Namun tim renang Cina di Olimpiade tidaklah demikian.
Cina menatap renang
Di Beijing 2008, setelah investasi besar-besaran dan dengan 49 perenang, Cina hanya duduk di peringkat tujuh untuk raihan medali di kolam renang.
Mereka hanya meraih satu medali emas lewat gaya kupu-kupu putri 200m. Zhang Lin memenangkan medali perak 400m gaya bebas putra -- raihan terbaik perenang putra Cina di Olimpiade. Itulah hasil terbaik mereka.
Tahun ini Sun Yang berharap akan bisa mengubahnya. Sun mengambil alih mantel harapan emas dari Zhang Lin yang kali ini tidak terpilih masuk dalam tim.
Sun tahun ini mencatatkan waktu tercepat baik untuk nomor 400m dan 1500m gaya bebas putra. Di nomor 200m ia mencatatkan waktu lima tercepat di dunia.

Sejak pekan lalu tiba pusat latihan di Bath, Inggris Barat, Sun enggan bicara. Tetapi sebelum meninggalkan Cina ia sempat berkata: ''Saya merasa dalam kondisi bagus dan rileks. Saya kira tidak ada tekana kepada saya.''
Cina yakin Sun akan mampu berprestasi di London. Bahkan menurut kantor berita Reuters, kartu keanggotaannya di Partai Komunis dipercepat agar ia sudah menjadi anggota penuh sebelum ke London.
Tetapi ia tidak sendirian. Cina juga mengandalkan perenang putri untuk meraih emas.
Ye Shiwen meraih emas di nomor 200m gaya berganti putri tahun lalu di usia yang ke-15.
Lalu masih ada Liu Zige dan Jiao Liu Yang. Liu yang meraih emas di Beijing diharapkan bisa mempertahankan emas 200m. Sementara Jiao yang memenangkan kejuaraan dunia 2011 untuk jarak yang sama diharapkan akan bisa menggantikan Liu seandainya hal tak terduga terjadi.
Harapan Cina di kolam renang memang membumbung. Karenanya walau tim Olimpiade secara keseluruhan lebih kecil, Cina membawa tim renang yang lebih besar.
Kalaupun belum sesuai harapan untuk tahun ini, mungkin Cina sedang melakukan investasi untuk empat tahun depan (bbc)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar