Sabtu, 29 Desember 2012

KRAPSI 2012: Siman Catat Dua Rekor Baru KRAPSI


BANDUNG, RENANG INDONESIA - Perenang nasional Gede Siman Sudartawa mencatat dua rekor KRAPSI baru dalam kejuaraan yang berlangsung di Bandung, Sabtu (29/12).

Siman yang turun atas nama klub Milenium Akuatik Lumba-luma Riau ini mencetak rekor KRAPSI baru di nomor 200 meter gaya punggung serta 50 meter gaya kupu-kupu.

Di nomor 200 meter gaya punggung, Siman mencatat waktu 2 menit 10.29 detik. Namun torehan rekor KRAPSI baru ini masih jauh di bawah rekornas atas nama Siman sendiri yaitu 2 menit 2.44 detik.

Di ajang KRAPSI yang berlangsung di  kolam renang Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung ini, para perenang dari klub penyelanggara ESG Bandung masih mendominasi.

Hingga jari ketiga, ESG masih memimpin dengan 749 poin, diikuti Petrokimia Gresik, Aquarius Bandung, Milenium Aquatic Jakarta yang menggeser Tirta Merta Bandung.

Hingga hari ketiga ini, keluhan juga masih terjadi di kalangan atlet peserta terutama menyangkut selisih waktu yang tercatat.

Banyak atlet peserta mau pun pelatih klub peserta mengeluh tentang waktu hasil lomba berdasar pencatat waktu elektronik dengan menggunakan touch-pad yang ternyata lebih buruk daripada penghitung waktu manual.

Selisih waktu yang tercatat ini menjadi masalah untuk para atlet yang terpaksa membayar denda sebesar Rp100 ribu karena tidak menembus  limit KRAPSI.

"Anak saya mencatat perbedaan  atau selisih waktu yang cukup banyak antara yang saya catat menggunakan stopwatch dengan pencatat waktu elektronik yang digunakan di kolam. Namun selisih ini membuat saya harus membayar denda," kata ibu seorang atlet asal Bekasi,  Jawa barat.

Tiadanya scoring board yang menunjukkan hasil lomba secara seketika memang mengecewakan banyak atlet peserta mau pun penonton. Selain hasilnya terasa meragukan, namun terutama justru mengurangi  serunya persaingan antarperenang. Penonton jadi sulit mengetahui siapa pemenang, apalagi apabila terjadi persaingan ketat dengan perbedaan waktu yang sangat tipis. KRAPSI ke 34 di Bandung akan berakhir Minggu (30/12).

(Kompas.com )

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar