Jumat, 14 September 2012

Medali emas renang estafet Jabar "termahal"


Pekanbaru - RENANG INDONESIA - Medali emas nomor estafet 4x200 meter putra yang diraih kewartet Jabar, Glen Victor, Idham, Rizky dan Triadi dipastian menjadi medali dengan bonus "termahal" yakni mencapai Rp125 juta.
Penghargaan, belum termasuk bonus rumah tipe 48 dan uang "kadeudeuh" yang akan mereka terima seusai PON 2012, kata Ketua KONI Jawa Barat H Azis Syarif di Posko Jabar di Hotel Furaya Pekanbaru, Jumat.

"Saya berikan motivasi sebesar Rp100 juta bagi atlet agar mau bertanding di final ulang pada nomor estafet 4x200 meter putra. Itu dilakukan karena emas strategis dan Jabar tidak rela ada emas kembar di renang," katanya. 

Sementara itu, uang kepret senilai Rp25 juta yang diberikan pada saat meraih emas final nomor itu pada Minggu (9/9) tetap menjadi milik mereka. 

Menurut Azis, uang motivasi itu berbeda dengan uang kepret karena diberika sebelum pertandingan dengan missi tertentu demi strategi Jabar. 

"Awalnya kan pelatih tidak mau turunkan atletnya karena sudah ada keputusan emas kembar bersama DKI Jakarta, namun kami protes lebih memilih tanding final ulang, dan ternyata kita berhasil meraihnya, uang itu kami berika sebagai motivasi agar mereka mau tanding lagi," kata Azis.

Dengan uang "gonjreng" atau uang motivasi itu, tim Jabar kembali berlaga di nomor final dan meraih emas, perak DKI Jakarta dan perunggu diraih tuan rumah Riau. Sedangkan tim Jatim tidak ikut di final itu karena terkena diskualifikasi.

"Saya tidak masalah, semua demi atlet dan demi posisi strategis bagi Jabar. Mereka bisa membuktikannya sebagai yang terbaik. Jangan khawatir uang kepret dan uang motivasi itu dari kantong pribadi saya," kata Azis. 

Cabang olahraga renang merupakan salah satu penyumbang medali emas terbanyak bagi Jabar yakni 17 medali emas pada tujuh hari penyelenggaraan pertandingan PON XVIII, dimana Jabar saat ini memimpin dengan 43 medali emas.

"Renang luar biasa, mereka generasi emas. Dan sepanjang sejarah PON baru kali ini renang Jabar bisa mendominasi dengan raihan emas sebanyak itu, sebelumnya maksimal hanya delapan medali emas," kata Ketua KONI Jawa Barat itu menambahkan. (ANTARA News) 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar