Minggu, 21 Oktober 2012

Tonasa Kucurkan Bonus Rp113 Juta


Pemprov Segera Cairkan Bonus

MAKASSAR, RENANG INDONESIA -- Pengurus Provinsi Persatuan Renang Seluruh Indonesia Sulsel mengucurkan bonus sebesar Rp113 juta. Bonus tersebut diberikan kepada atlet renang Sulsel yang berhasil meraih medali dalam perhelatan PON 2012 di Pekanbaru, Riau.

Pembagian bonus dilakukan di Restoran New Dinar, Jumat,19 Oktober, malam. Selain pengurus Pengprov PRSI Sulsel, juga turut hadir dalam acara itu, sejumlah atlet renang, atlet renang indah, dan atlet polo air.

Mereka antara lain, Selvy Melowa, yang berhasil menyumbangkan medali emas dan Hamgari yang membersembahkan medali perunggu. Total bonus yang diberikan mencapai Rp113 juta. Dana segar itu merupakan dana yang dikucurkan PT Semen Tonasa.

Wakil Ketua Pengprov PRSI Sulsel, Andi Ilyas Manggabarani, mengatakan, bonus ini yang diberikan merupakan apresiasi pengurus kepada atlet yang membela Sulsel di ajang pekan olahraga nasional.

Kendati, bonus yang dikucurkan tidak terlalu besar, namun, diakui Ilyas Manggabarani, itu dapat memacu semangat atlet untuk latihan dan meraih prestasi di even nasional hingga internasional.

"Ini adalah tali asih. Semen Tonasa sebagai bapak angkat PRSI Sulsel sudah seharusnya melakukan hal ini (pembagian bonus)," ujar Andi Ilyas Manggabarani.

Salah satu seorang atlet Sulsel, Suyuti Syarif, mengaku senang dengan pembagian bonus ini. Dirinya berharap, bonus yang dijanjikan Pemprov Sulsel segera cair. "Katanya (bonus dari Pemprov) mau dibayarkan dalam waktu dekat ini," ujar Suyuti.

Diberitakan sebelumnya, soal nilai bonus yang akan dikucurkan Pemprov Sulsel ditentukan gubernur. Pasalnya, bonus yang diberikan 100 persen anggarannya bersumber dari APBD. Diperkirakan bonus atlet mengalami kenaikan dibanding PON Kaltim.

Kenaikan bonus atlet diperkirakan hingga 25 persen, atau bisa juga naik 15 persen atau 10 persen. Semua tergantung dari besarnya anggaran perubahan yang disetujui beberapa waktu lalu. Sekadar perbandingan, untuk sekeping emas di PON Kaltim lalu, dihargai Rp75 juta.

Sementara untuk sekeping medali perak Rp40 juta, dan perunggu Rp20 juta. Selain itu, pemerintah provinis juga merencanakan untuk mengangkat sejumlah atlet yang mampu berprestasi di PON Riau menjadi CPNS. (FAJAR)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar