Jumat, 12 Oktober 2012

PRSI Jateng Bidik Perenang Muda


Road Show ke SD-SD

SOLO, - Langkah berani dilakukan Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Jateng. Untuk mengintensifkan pembibitan, pengprov bakal melakukan roadshow ke sekolah dasar (SD) di sejumlah kota di Jateng.
"Kami ingin membidik perenang-perenang muda. Pembibitan sangat efektif dilakukan memang sejak usia SD," kata Ketua Bidang (Kabid) Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Pengprov PRSI Jateng, Deby Rachyuanto, Kamis (11/10).
Menurut Devy, sasaran yang dituju dalam roadshow tersebut adalah para siswa yang duduk di bangku kelas 1 sampai 3 SD. Sebagai awalan, Kota Blora berkesempatan menjadi kota pertama yang menjadi sasaran roadshow tersebut. Hal ini sudah berlangsung sejak sebulan terakhir.
"Total setiap kota mendapat jatah tiga bulan. Setelah Blora, giliran kota Solo. Dalam kegiatan ini yang memberikan materi adalah para pengurus pengcab di daerah-daerah bersangkutan," ungkapnya.
Diakuinya, selama ini olahraga renang masih identik dilakukan oleh orang-orang kaya dan hanya dilakukan di kota-kota besar semata. "Di klub-klub renang misalnya, kebanyakan atletnya justru anak-anak orang kaya. Kalau anak-anak dari keluarga tidak mampu, tentunya sangat sulit untuk dapat berlatih di sebuah klub renang," tutur dia.
Maka dari itu, dengan program tersebut Devy dan sejumlah pengurus PRSI Jateng lainnya berkeinginan mencari bibit-bibit terpendam. "Tidak semua yang berbakat renang dan punya potensi sebagai perenang berasal dari klub renang," jelas dia.
Devy mengakui, program <I>road show<P> ke SD tidak terlepas dari keprihatinan terhadap hasil buruk yang dicapai tim renang Jateng di PON Riau yang hanya mendapat dua emas, satu perak dan satu perunggu. "Hasilnya jauh sekali dengan yang dicapai saat PON Kaltim 2008. Saat itu setidaknya Jateng mampu meraih lebih dari dua emas," tandas dia.
Sebelumnya, Ketua Harian Pengprov PRSI Jateng Hartadi Nurtjojo juga optimistis dengan masa depan renang Jateng. Terutama untuk bersaing dalam PON Jabar 2016. Sebab, masih ada Kavita Chrisna, Sagita Putri dan Budiman Hadi Prakoso yang masih dapat diandalkan (suaramerdeka.com )

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar