Rabu, 29 Agustus 2012

Perenang Semarang Berjaya di Arena Popda


SEMARANG, RENANG INDONESIA - Perenang Kota Semarang berjaya dalam arena Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jateng tingkat SMA yang berlangsung di Kolam Renang Jatidiri, Selasa (28/8). Mereka mempersembahkan enam emas, tiga perunggu, dan 10 perunggu untuk kontingen Kota Lumpia sekaligus menyandang juara umum cabang ini.
Keenam emas Kota Semarang dipersembahkan oleh Jonathan Budiman (400 meter gaya bebas putera), Joshua Harli (100 meter gaya punggung, 200 meter gaya bebas,  200 meter gaya punggung, 50 meter gaya punggung) serta Annisa Utami (200 gaya ganti perseorangan putri).
Setingkat di bawah Semarang ditempati oleh Kabupaten Banjarnegara dengan enam emas, satu perak dan dua perunggu. Di tempat ketiga bercokol Kabupaten Banyumas dengan tiga emas, lima perak dan lima perunggu.
Prestasi gemilang Kota Lumpia ini tak lepas dari peran Joshua Harli yang menyumbangan empat emas. Diperkirakan ia menjadi atlet peraih emas terbanyak di ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dinpora) Jateng ini.
Sementara itu, langkah tim sepak bola Semarang untuk mempertahankan emas tiga kali berturut-turut semakin berat. Pasalnya, di pertandingan pertama melawan Kudus di Lapangan Arhanudse, Selasa (28/8), Kota Lumpia dipaksa menyerah 0-1.
Mau tidak mau, skuad arahan Ashadi harus mampu memenangi pertandingan kedua melawan Cilacap, Rabu (29/8) pagi di tempat yang sama. Pasalnya, hanya satu tim terbaik yang berhak melaju ke final. Sementara runner-up grup hanya akan memperebutkan tempat ketiga.
Popda cabang sepak bola sendiri diikuti enam tim yang dibagi menjadi dua grup. Di Grup A dihuni Semarang, Kudus, dan Cilacap, sedangkan Grup B bersaing Magelang, Batang, dan Surakarta. Pada Popda 2010 dan 2011, Semarang meraih emas di cabang sepak bola.
Kasi Olahraga Prestasi Dinsospora Kota Semarang Jarot Murdiyanto menyatakan, dengan hasil ini pihaknya yakin mampu mempertahankan juara umum. "Kami optimistis Semarang mampu mempertahankan gelar juara umum meski atlet yang diturunkan tidak sebanyak tahun lalu. Renang memang menjadi andalam kami mendulang emas," tandasnya. (suaramerdeka)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar