Senin, 26 Agustus 2013

Alasan Mengapa Pakaian Renang Mahal

RENANG. Industri pakaian renang di mancanegara melonjak tiap tahunnya. Setiap orang Amerika memiliki minimal empat pakaian renang. Desainer Melissa Odabash salah satu perancang swimwear mengatakan bahwa membuat pakaian dalam atau pakaian renang lebih rumit dibandingkan merancang gaun atau baju.

Setiap tahun saat musim panas semua orang akan tergerak membeli pakaian dalam untuk menikmati pantai. Lalu, mereka sejenak bertanya-tanya mengapa harga pakaian dalam tersebut sangat mahal? Padahal hanya beberapa helai bahan yang digunakan untuk menutupi tubuh mereka.

Melissa Odabash menjelaskan alasan mengapa pakaian renang itu harganya mala. Pertama, untuk menjahit satu baju renang, memerlukan setidaknya lima mesin untuk mendapatkan hasil yang sempurna.

“Membuat baju renang bisa memakan waktu yang lama, dan menggunakan hingga lima mesin untuk membuat satu baju renang, dan biaya kainnya sama dengan kain pakaian,”ungkapnya seperti yang dilansir Dailymail.

Namun ada juga beberapa perusahaan yang merancang pakaian renang dengan harga murah, namun hasil jahitannya terlihat tidak rapi, sedangkan bahan spandek yang digunakan, tidak akan membuat nyaman si pemakai dan cepat  melar jika dipakai terlalu sering.

Menurut NPD Group industry pakaian renang secara global bernilai USD13,25 triliun per tahunnya. Seperti contohnya, Dolce & Gabbana yang menjual bikini berwarna hitamnya seharga USD330 atau setara dengan Rp3,5 juta (kurs Rp10.775)


Sumber:okezone

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar