Selasa, 17 September 2013

Islamic Solidarity Games 2013: Tujuan utama SEA Games

RENANG - Target medali emas bukanlah tujuan utama tim renang Pelatnas SEA Games turun di ajang Islamic Solidarity Games (ISG), di Palembang pekan depan. Lebih dari itu, I Gede Siman Sudartawa dkk bakal menjalani pematangan tahap terakhir. Salah satunya dari segi strateginya untuk SEA Games, Desembar mendatang.

Demikian diungkapkan pelatih Pelatnas renang Indonesia, Albert Christiadi Sutanto. Ditemui Jawa Pos di sela-sela perlombaan renang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) di kolam renang GOR Sumantri Brodjonegoro, Kuningan Jakarta, Senin (16/9), Albert menganggap strategi itu sebagai pilar penting performa anak asuhnya.

Khususnya yang turun di nomor-nomor jarak pendek. Triadi Fauzi di nomor 50 meter dan 100 meter gaya bebas, sedangkan di sektor putri ada Monalisa di nomor 200 meter gaya kupu-kupu. "Karena di nomor-nomor jarak pendek jika strategi bertandingnya kurang matang, maka itu akan riskan risikonya," ujarnya.
  
Beberapa aspek sudah masuk menjadi perhatian pelatih asli Surabaya itu. Mulai dari strategi saat start, sesudah start, masuk di garis finish, hingga strategi saat melakukan peluncuran atau pembalikan.

"Kalau meleset sedikit saja, maka itu berdampak ke catatan waktu dan bisa saja mengakibatkan kekalahan," ujarnya.

Nomor-nomor sprint memang tetap menjadi harapan Indonesia untuk mengais medali emas. Untuk nomor-nomor jarak jauh, Indonesia masih kalah jika dibandingkan dengan beberapa kompetitor beratnya di SEA Games nanti, seperti Thailand, Singapura, ataupun Malaysia.

Dari sisi stamina, Albert menganggap kemampuan anak asuhnya sudah cukup lumayan. Sehingga, kalaupun ada perbaikan, itu tidak akan dilakukan dengan menyeluruh dalam sisa waktu dua bulan terakhir ini. "Hasilnya percuma juga, kalau bisa, hasilnya juga akan beberapa persen saja peningkatannya," imbuhnya.

Pada ISG nanti, timnas renang Indonesia dibebani target sepuluh keping emas. Target tersebut harus dikejar dengan minus empat penggawanya. Keempat perenang Indonesia yang absen di ajang ISG nanti adalah Indra Gunawan, Guntur Pratama Putra, Patricia Yosita, dan Glenn Victor. Praktis, hanya 20 perenang saja yang diberangkatkan ke Palembang.


"Yang jelas kami ke sana bukan orientasi medali, melainkan orientasi ke perbaikan kualitas tim," tandas manajer Pelatnas renang Indonesia, Hartadi.(jppn.com)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar