Senin, 18 Februari 2013

Surabaya Siap Pertahankan Juara di Porprov


SURABAYA – RENANG INDONESIA- Surabaya siap untuk mempertahankan juara Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Madiun. Cabor renang Surabaya pun optimis bakal bisa mempertahankan gelar juara yang diperolehnya di Porprov Kediri pada 2011 lalu.
Ketua Pengkot Persatuan renang Seluruh Indonesia (PRSI) Surabaya, Juniarto Djoko Purwanto mengatakan, pihaknya menargetkan untuk mempertahankan gelar juara tersebut pada Porprov Madiun yang rencananya bakal digelar pada Juni mendatang. “Memang kami menargetkan bisa mempertahankan gelar juara umum. Kami yakin akan bisa meraihnya,” ujarnya dengan optimis saat dikonfirmasi, Minggu (18/2).
Meski dalam aturan cabor renang saat ini sangat ketat, namun Purwanto tetap percaya diri atlet-atlet renang yang dimikinya akan bisa mempertahankan gelar juara umum tersebut. “Kami optimis akan bisa melakukan hal itu di Porprov Madiun nanti,” katanya.
Penting diketahui, cabor renang pada Porprov Madiun mendatang akan memberi aturan yaitu tiap atlet hanya boleh turun maksimal di dua nomor. “kami harus pintar mengatur strategi agar atlet kami bisa diturunkan di nomer-nomer yang sesuai spesialisnya,” tandasnya.
Pengkot PRSI Surabaya pada Porprov nanti akan menurunkan sebanyak 18 perenang, beberapa nama diantaranya adalah Adinda Larasati, Elisabet Kusumawati, Wilson dan Sugiono Subono. “Mereka yang kan kami andalkan untuk merealisasikan target,” tegas Juniarto.
Saat ditanya tim dari kota mana yang saat ini menjadi pesaing Surabaya dalam mempertahankan juara, Juniarto menyebut Gresik cukup memberikan ancaman. “Gresik memiliki atlet yang juga bagus. Dua tahun belakangan, Gresik menunjukkan peningkatan prestasi yang bagus,” bebernya.
Pada Porprov Kediri 2011 lalu, cabor renang Surabaya sukses menggondol sabayak 8 medali emas, 9 perak, dan 9 perunggu. Dengan perolehan tersebut, renang Surabaya berhak menjadi juara umum untuk cabor renang.
Sementara itu, saat ini problem utama renang Surabaya adalah soal persiapan yang relatif mendadak. Hal itu menjadi problem utama yang harus segara dicari solusi agar renang Surabaya bisa mempertahankan gelar.
“Waktu untuk persiapan memang pendek, tapi dengan sistem latihan yang telah kami berikan kepada talet-atlet renang kami saat ini, maka kami optimis akan bisa mempertahankan gelar juara,” pungkas Juniarto. (surabaya post)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar