Jumat, 06 April 2012

Relakan Atlet Puslatda Bela Daerahnya


SURABAYA – MAJALAH RENANG INDONESIA - Puslatda renang Jatim tak masalah bila programnya harus terhenti selama 3 hari saat penyelenggaraan Kejuaraan Daerah (Kejurda) renang Jawa Timur 7-9 April mendatang di Surabaya. Pasalnya atlet-atlet yang saat ini menghuni Puslatda proyeksi PON bakal memperkuat daerahnya masing-masing di Kejurda tersebut.
Ada 11 atlet dari 15 atlet lolos PON by name yang menghuni mess Puslatda sejak awal Maret lalu dan mengikuti serangkaian latihan rutin di bawah asuhan tangan dingin pelatih China, Yu Qiu Sheng di kolam renang KONI Jatim. Sementara 2 atlet lainnya sedang menjalani latihan di Singapura, 1 atlet fokus latihan di Jakarta dan 1 atlet lagi belum pasti memperkuat renang Jatim.
Bila mereka benar-benar diminta daerah asalnya untuk memperkuat di Kejurda nanti, Puslatda Jatim bakal merelakannya. Hal tersebut diungkapkan oleh manajer Puslatda, Reswanda T Ade.Ia mempersilahkan atlet Puslatda untuk turun pada Kejurda mendatang.
“Kita akan relakan anak-anak ikut membela klubnya masing-masing. Selama ini memang merekalah yang selalu menjadi andalan masing-masing daerahnya. Jika mereka absen bisa memungkinkan medali bagi daerahnya akan berkurang. Jadi kita tidak masalah bila PRSI daerah akan menariknya,” ujarnya kemarin.
Mengenai program Puslatda yang bakal terhenti, Reswanda menganggap hal itu tidaklah masalah, justru lewat Kejurda nanti atlet Puslatdanya akan dipantau sejauh mana hasil yang didapatkan dari latihan pemusatan latihan selama ini.
“Jika anak-anak turun di Kejurda, maka kita bisa manfaatkan ajang ini untuk memantau sejauh mana hasil latihan yang telah dijalani mereka. Latihan untuk sementara break, bila eventnya usai, kita lanjutkan kembali, ” tambah Reswanda yang juga menjabat wakil sekretaris PRSI Jatim ini.
Memang sebelum masuk Puslatda, para perenang yang bakal mengharumkan nama Jatim di PON 2012 tersebut merupakan yang terbaik dari masing-masing klubnya. Hal itu bisa dilihat pada prestasi mereka di KRAPDA 2011 maupun KRAPSI 2011 lalu. Di antara mereka adalah 4 atlet berasal dari kabupaten Gresik yakni Nurul Fajar Fitriati, Dian Reza, Yesika dan Fibriani Ratna. Tiga atlet dari kota Surabaya, Suharyono Yacob, Erlina Yacob dan Diki Limato. Dua atlet dari Malang, Iffi Nadya dan Goldelanof. Satu atlet dari Sidoarjo, Olivia Fernandez dan satu dari Blitar Afi Noviandari.(surabayapost) 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar