Selasa, 04 Februari 2014

Renang Tunggu SK untuk Gelar Pelatnas

Jakarta, RENANG: Belum selesainya proses validasi atlet di beberapa cabang olahraga oleh Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Prima) membuat pelaksanaan pemusatan latihan nasional (pelatnas) Asian Games 2014 terhambat.

Pelatnas Asian Games yang sedianya bakal digelar serentak pada 1 Februari ditanggapi berbeda oleh induk cabang karena belum adanya surat keputusan (SK) dari Prima untuk melaksanakan pelatnas.

Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) dan PB Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) berbeda pendapat soal pelaksanaan pelatnas itu.

Ketua Pembinaan dan Prestasi PB PRSI Heru Purwanto mengatakan pihaknya akan menunggu terbitnya SK untuk perenang Indonesia memulai pelatnas Asian Games 2014.

Selama menunggu, para perenang itu akan berlatih di klub mereka masing-masing.

“Kami belum berani menggelar pelatnas karena masih menunggu SK. Kalau belum ada SK kan artinya belum ada yang bertanggung jawab. Makanya sekarang latihan dulu di klub sambil menunggu dukungan dari pemerintah,” kata Heru.

Sebaliknya, PB PASI sudah memulai pelatnas Asian Games. Hal itu diungkapkan Kabid Pembinaan dan Prestasi PB PASI Budi Dharma Sidi.

Meski belum memiliki SK, pihak PASI, menurut Budi, sudah sejak beberapa waktu lalu menginformasikan kepada keempat atlet peraih emas SEA Games 2013 Myanmar untuk mempersiapkan diri berlatih untuk berlaga di Asian Games 2014 yang dihelat di Incheon, Korea Selatan, 19 September-4 Oktober.

Empat atlet yang dimaksud adalah Maria Natalia Londa (lompat jauh dan lompat jangkit), Dedeh Erawati (100 meter gawang putri), Rini Budiarti (3.000 meter halang rintang), dan Triyaningsih (maraton).

“Tapi latihannya saat ini masih terdesentralisasi (menyebar) di daerah. Maria di Bali, Rini dan Triyaningsih di Pengalengan, dan Dedeh di Jakarta,” kata Budi, Senin (3/2).

Secara terpisah, anggota Dewan Pelaksana Prima Surya Dharma mengatakan, SK hanyalah formalitas semata, bagi PB/PP yang atletnya sudah lolos dari validasi Satlak Prima sudah bisa menggelar pelatnas sejak 1 Februari.

“Yang penting di SK itu nantinya tetap ditulis bahwa pelatnas mulai 1 Februari, itu berarti nanti dukungan dari pemerintah akan dihitung per 1 Februari bagi PB/PP yang sudah menggelar pelatnas Asian Games 2014,” tandasnya. (Metrotvnews.com,) 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar