Senin, 25 Februari 2013

Australia gelar renang bugil bareng


RENANG INDONESIA-Warga Australia Ahad lalu menggelar acara renang bugil bersama di laut. Acara itu diklaim sebagai yang pertama digelar di dunia dan berhasil menarik minat sekitar seribu orang mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Situs RT.com melaporkan, Senin (18/2), panitia menyebutkan acara itu berhasil mengumpulkan dana amal sebesar Rp 145 juta.

Media Australia mengabarkan, sekitar pukul 8 pagi waktu setempat, orang-orang mulai berkumpul di pelabuhan Kota Sydney untuk berenang sejauh 900 meter.

Seorang panitia bernama Nigel Marsh menyebut acara ini bukan untuk kaum nudis tapi hanya ingin menyediakan sarana bagi orang-orang yang ingin mencoba hal baru.

"Peserta acara ini ada yang berusia 89 tahun, dari luar negeri, ada juga empat orang cacat, orang gemuk, kurus, tua dan muda," kata Marsh seperti dikutip surat kabar The Sidney Morning Herald.

Marsh mengatakan sepuluh tahun lalu dia pernah melakukan renang bugil dan aksi itu telah mengubah hidupnya. Dia ingin orang lain juga bisa merasakan hal sama.

"Sangat menyenangkan. Itu salah satu pengalaman terbaik dalam hidup saya. Saya ingin menjadikan ini acara tahunan," kata Marsh.

Dana yang berhasil dikumpulkan acara itu rencananya akan disumbangkan ke Yayasan Taman Nasional dan Alam Liar.(merdeka)

Sabtu, 23 Februari 2013

Baju Renang Katherine Webb Melorot

Katherine Webb

RENANG INDONESIA-Katherine Webb terlihat atletik saat sedang melakukan pemanasan sebelum melakukan lompatan indah di kolam renang.

Mengutip Dailymail, Jumat (22/2), model dan juga Miss Alabama 2012, Katherine Webb terlihat seksi saat kenakan baju renang hitam.

Ia terlihat melakukan pemanasan. Lekuk tubuhnya terlihat seksi sebelum akhirnya melompat ke dalam kolam renang.

Namun karena lompatannya terlalu tinggi, baju renang Katherine pun tak bisa menyanggah payudaranya.

Alhasil payudaranya pun sempat keluar dari baju renang yang dikenakannya. Beruntung, Katherine langsung segera merapikannya sebelum terlihat banyak orang. (inilah)

SEA Games 2013: Pelatnas Belum Pasti di Australia

Siman Sudartawa

RENANG INDONESIA-Renang menjadi salah satu cabang yang cukup subur di SEA Games (SEAG) 2011 dengan raihan enam emas, delapan perak, dan 10 perunggu. Harapan mempertahankan hasil tersebut di SEAG Myanmar 2013 tetap ada.
Para perenang yang dipersiapkan untuk Myanmar 2013 telah mulai berlatih. I Gede Siman Sudartawa, yang meraih empat emas di SEAG 2011, termasuk salah satunya.
Siman kembali berlatih di kolam renang Cikini, Jakarta.
“Fokus saya tahun ini tetap SEAG 2013. Namun, saya masih belum mengetahui kapan pengiriman atlet ke Australia,” ungkap perenang berusia 18 tahun itu.
PB PRSI memang berniat mengirimkan beberapa perenang ke Australia untuk berlatih dan berkompetisi seperti yang sering dilakukan dalam empat tahun terakhir sebagai persiapan menuju multiajang.
Hanya, penentuan tersebut masih kabur karena kepengurusan PB PRSI yang akan segera berakhir membuat program ini seakan-akan terabaikan.
Kabarnya, program pengiriman atlet untuk training camp ke Australia itu masih belum pasti karena Ketua Umum PB PRSI, Hilmi Panigoro, belum memberikan sokongan dana dengan alasan sebentar lagi ia akan digantikan oleh ketua yang baru. Munas PB PRSI yang akan memilih ketua umum digelar pada 5-7 April. Namun, belum ada sosok yang mencalonkan diri sebagai ketua umum.
Meskipun begitu, para perenang nasional tetap memfokuskan diri untuk berlatih demi SEAG 2013.
“Saya memang belum sampai ke kondisi fisik seperti menuju Olimpiade 2012, namun saya tak ingin memikirkan hal lain kecuali latihan dan menuju ke kondisi fisik seperti di 2012,” ujar Siman. (bolanews)

Tim renang Australia diminta jelaskan kelakuan di Olimpiade


RENANG INDONESIA-Sejumlah atlit renang utama Australia akan menghadapi media hari ini untuk membicarakan kelakuan mereka di Manchester sebelum Olimpiade London tahun lalu.
Anggota-anggota regu renang Australia akan menghadapi media hari ini untuk membicarakan kelakuan mereka di Manchester sebelum ikut Olimpiade di London tahun lalu.
Regu estafet gaya bebas 4 x 100 meter yang dipimpin James Magnussen itu sedianya diperkirakan akan meraih hasil gemilang, tapi ternyata tidak berhasil mendapatkan medali apapun.

Tim estafet itu terdiri dari perenang-perenang terkemuka Australia seperti James Magnussen, Cameron McEvoy, Matthew Targett dan Eamon Sullivan.

Menurut organisasi yang menangani olahraga renang, Swimming Australia, keenam perenang dalam regu estafet itu mengakui telah menghadiri apa yang disebut 'sesi bonding', atau acara yang konon untuk membuat kompak tim, di Manchester sebelum tiba di Dusun Olimpiade.

Dua laporan yang disiarkan minggu ini menyebutkan tim renang Australia di London menyalahgunakan obat-obatan resep dokter dan alkohol.

Swimming Australia mengumumkan akan membentuk suatu Panel Integritas untuk mengusut kelakuan para atlit renang dalam Olimpiade tahun lalu.

Perenang Australia menggunakan obat tidur


RENANG INDONESIA-Anggota tim renang gaya bebas estafet Australia mengaku menggunakan obat tidur Stilnox dalam sebuah acara menjelang pertandingan di Olimpiade London 2012.
Dalam konferensi pers di Sydney, Jumat 22 Februari, keenam perenang pria itu juga mengaku terlibat dalam perilaku yang merusak.
Pengakuan ini disampaikan setelah terbitnya sebuah laporan bahwa para perenang Tim Olimpiade Australia hidup dalam budaya beracun dan menyalahhgunakan obat-obat resep.
Prestasi tim renang Australia di Olimpiande London -dengan hanya satu medali emas- merupakan yang terburuk sepanjang dua dekade terakhir.
Otorita renang Australia mengatakan keenam perenang itu akan menghadapi dewan penyidik. Mereka adalah James Magnussen, Eamon Sullivan, Tommaso DOrsogna, Cameron McEvoy, James Roberts, dan Matthew Targett.
Stilnox digunakan untuk menangani kesulitan tidur dan bukan merupakan obat terlarang namun Komite Olimpiade Australia, AOC, melarang penggunaannya menjelang Olimpiade.

Berperilaku kekanak-kanakan
Keenam perenang putra untuk nomor 4x100 meter gaya bebas estafet itu mengatakan obat mereka dapatkan sebelum berangkat ke pemusatan latihan di Spanyol dan sebelum AOC mengumumkan larangan.
Namun mereka mengaku saat mengkonsumsinya, Stilnox sudah dilarang.
"Kami bersama mengukuhkan bahwa kami ikut serta dalam latihan kebersamaan dan pada saat itu menggunakan Stilnox."
Mereka juga mengaku kemudian terlibat dalam perilaku kekanak-kanakan dan bodoh, seperti mengetuk pintu kamar para atlet lain, melakukan beberapa panggilan telepon, dan tidur pukul 22.30.
Bagaimanapun salah seorang perenang, James Roberts, mengatakan tidak sampai mengkonsumsi obat.
Tim yang sebelum Olimpiade London digelar mendapat julukan Senjata Pemusnah ini hanya berhasil mencapai urutan keempat padahal diharapkan meraih medali.
Sementara Magnussen -yang sempat diunggulkan merebut medali emas di nomor 100 meter gaya bebas- mendapat medali perak.( bbc)

Rabu, 20 Februari 2013

Budaya 'beracun' dalam tim renang Australia


RENANG INDONESIA-Para perenang Tim Olimpiade Australia hidup dalam budaya 'beracun' yang mengarah pada bullying atau intimidasi dan penyalahgunaan obat-obat resep.
Sebuah laporan -yang diminta oleh otoritas olahraga Australia- menyebutkan standar dan disiplin terlalu longgar sementara kasus intimidasi tidak pernah ditangani.
"Ada cukup insiden beracun di kalangan anggota tim yang melanggar kesepakatan untuk mendapat peringatan dan tanggapan bersama dari para pemimpin, yang melibatkan pelatih, staf, dan perenang," tulis laporan tersebut.
Kasus beracun yang disebut itu antara lain mabuk, menyalahgunakan obat resep, melanggar jam malam, menipu, dan melakukan intimidasi.
Otoritas olahraga Australia melakukan pengkajikan atas tim renang Australia setelah penampilan mereka yang terburuk di Olimpiade London 2012 selama dua dekade terakhir.
Tim renang Australia hanya meraih satu medali emas di London, yang jauh di bawah perolehan medali mereka pada beberapa Olimpiade sebelumnya.
Satu-satunya medali emas renang untuk Australia direbut oleh tim 4x100 meter gaya ganti estafet putri.

Perenang merasa terasing
Masalah utama yang ditemukan laporan ini adalah 'kurangnya fokus dari orang-orang yang terlibat'.
"Peserta melaporkan dalam upaya yang tekun dan serius untuk meraih medali emas, tidak ada motivasi, komunikasi, dan kolobarasi dari manajemen."
Ketidakmampuan manajemen membuat perenang merasa terasing, kesepian, dan tidak ada yang membela.
"Para perenang menggambarkan pekan olahraga itu (Olimpiade London) sebagai 'Olimpiade Kesepian' dan 'Olimpiade Individual."
Kurangnya rasa persatuan membuat perilaku yang buruk tidak berlangsung tanpa ditangani.
Saran yang diajukan laporan tersebut untuk mengatasi masalah adalah perlunya kepemimpinan yang kuat

Senin, 18 Februari 2013

Surabaya Siap Pertahankan Juara di Porprov


SURABAYA – RENANG INDONESIA- Surabaya siap untuk mempertahankan juara Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Madiun. Cabor renang Surabaya pun optimis bakal bisa mempertahankan gelar juara yang diperolehnya di Porprov Kediri pada 2011 lalu.
Ketua Pengkot Persatuan renang Seluruh Indonesia (PRSI) Surabaya, Juniarto Djoko Purwanto mengatakan, pihaknya menargetkan untuk mempertahankan gelar juara tersebut pada Porprov Madiun yang rencananya bakal digelar pada Juni mendatang. “Memang kami menargetkan bisa mempertahankan gelar juara umum. Kami yakin akan bisa meraihnya,” ujarnya dengan optimis saat dikonfirmasi, Minggu (18/2).
Meski dalam aturan cabor renang saat ini sangat ketat, namun Purwanto tetap percaya diri atlet-atlet renang yang dimikinya akan bisa mempertahankan gelar juara umum tersebut. “Kami optimis akan bisa melakukan hal itu di Porprov Madiun nanti,” katanya.
Penting diketahui, cabor renang pada Porprov Madiun mendatang akan memberi aturan yaitu tiap atlet hanya boleh turun maksimal di dua nomor. “kami harus pintar mengatur strategi agar atlet kami bisa diturunkan di nomer-nomer yang sesuai spesialisnya,” tandasnya.
Pengkot PRSI Surabaya pada Porprov nanti akan menurunkan sebanyak 18 perenang, beberapa nama diantaranya adalah Adinda Larasati, Elisabet Kusumawati, Wilson dan Sugiono Subono. “Mereka yang kan kami andalkan untuk merealisasikan target,” tegas Juniarto.
Saat ditanya tim dari kota mana yang saat ini menjadi pesaing Surabaya dalam mempertahankan juara, Juniarto menyebut Gresik cukup memberikan ancaman. “Gresik memiliki atlet yang juga bagus. Dua tahun belakangan, Gresik menunjukkan peningkatan prestasi yang bagus,” bebernya.
Pada Porprov Kediri 2011 lalu, cabor renang Surabaya sukses menggondol sabayak 8 medali emas, 9 perak, dan 9 perunggu. Dengan perolehan tersebut, renang Surabaya berhak menjadi juara umum untuk cabor renang.
Sementara itu, saat ini problem utama renang Surabaya adalah soal persiapan yang relatif mendadak. Hal itu menjadi problem utama yang harus segara dicari solusi agar renang Surabaya bisa mempertahankan gelar.
“Waktu untuk persiapan memang pendek, tapi dengan sistem latihan yang telah kami berikan kepada talet-atlet renang kami saat ini, maka kami optimis akan bisa mempertahankan gelar juara,” pungkas Juniarto. (surabaya post)