Sabtu, 07 Juni 2014

Seage 2014: Ricky Pertajam Rekor Siman

SINGAPURA, RENANG - Atlet Pelatnas Asian Games asal Jawa Barat, Ricky Anggawijaya meraih medali emas di nomor 200 meter gaya punggung KU 16-18 38th SEA Age Group Swimming Championship sekaligus mempertajam rekor KU SEA, Sabtu (07/06/2014).

Ricky menorehkan waktu dengan catatan 2 menit 04.40 detik, sekaligus mempertajam rekor KU SEA atas nama atlet Indonesia lainnya, Gde Siman Sudartawa dengan catatan waktu 2:04.78.

Ricky mengungguli Khoi Tran Duy asal Vietnam dengan catatan waktu 2:05.10 dan Malcolm Low Wei Yang dari Singapura  dengan 2.09.60. Atlet Indonesia lainnya asal DKI, Adityastha RW berada di posisi enam dengan catatan waktu 2:12.48.

Di hari kedua 38th SEA Age Group Swimming Championship, para perenang muda Indonesia berhasil menambah beberapa medali emas. 

Atlet renang puteri asal Riau, Azzahra Permata Hani meraih medali emas nomor 400 meter gaya ganti kelompok umur 13 dan di bawahnya, dengan catatan waktu 5 menit 09.29 detik. Ia mengatasi atlet Vietnam, Nguyen Diep Phuong Tram (5.09.43) dan atlet Singapura, Nicole Toh Fann Rui (5:15.03).

Remaja 12 tahun asal Pekan Baru, Riau ini juga meraih medali perak di nomor 200 meter gaya bebas dengan catatan waktu 2 menit 12.61 detik.

Puteri pasangan Hanif Rusdi dan Nuniek Mahawati ini memang menunjukkan kemajuan pesat setelah setahun terakhir ditangani pelatih asal Perancis, David Armandoni. Di nomor 400 meter gaya ganti ia menunjuukkan peningkatan yang signifikan.

"Di Singapore Open Maret lalu, waktunya masih 5 menit 19 detik, kemudian menjadi 5 menit 14 detik di kejurnas Mei lalu dan naik lagi jadi 5 menit 9 detik di sini," kata Nuniek, orang tua Azzahra kepada kontributor Tyas Soemarto di kolam renang Singapore Sports School.

Peningkatan prestasi ini menurut pelatih David Armandoni merupakan buah kerja keras dari Azzahra sendiri. "Dia mau saja latihan 2 jam selama enam hari seminggu, ditambah latihan darat seperti senam dan aerobik," kata David.
Karena itulah, pelatih asal Perancis ini yakin anak asuhnya dapat bersaing dengan para atlet nasional di ajang pekan Olah raga nasional (PON) di Jawa Barat 2016 mendatang. "Saya siapkan untuk turun di nomor jarak menengah hingga jauh dari 400 sampai 1.500 meter," ungkapnya.

Medali emas lainnya dihasilkan atlet DKI, Azel Zelmi dan Sofie Kemala serta I Putu Wirawan di kelompok usia hingga 13 tahun. Azel Zelmi merebut medali emas keduanya di nomor 50 meter gaya kupu-kupu dengan catatan waktu 27.73 detik.

Sementara perenang puteri Sofie Kemala merengkuh emas di nomor 200 meter gaya punggung dengan catatan waktu 2:27.75. Sementara I Putu Wirawan memperoleh emas juga di nomor 200 meter gaya punggung dengan torehan waktu 2:22.62.


Di nomor 50 meter gaya kupu-kupu, perenang naisonal asal Jawa Timur, Muhammad Hamgari yang diharap juga akan mempertajam rekor KU SEA atas nama Gde Siman Sudartawa gagal setelah hanya mencatat waktu 26.45 detik. Namun rekor Siman (25.50 detik) dipertajam atlet Thailand, Pananuratana Supakrit dengan catatan waktu 25.10 detik. Di nomor ini, atlet Indonesia lainnya, Raymond SL terkena diskualifikasi. (kompas.com)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar