Kamis, 24 Maret 2011

Target Pemecahan Limit


MAJALAH RENANG INDONESIA.  Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Pengkot Surabaya mengirimkan skuad tangguhnya dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Renang Jatim, yang akan digelar di kolam renang KONI Jatim, 25-27 Maret. Skuad renang yang dikirimkan berkekuatan 83 atlet. Target beban pengkot dan KONI Surabaya, adalah mempertahankan predikat juara umum.
Selain itu, Wakil Ketua Umum I KONI Kota Surabaya Drs. Soenardi saat pelepasan atlet di Graha Surabaya Bangkit Jl. Bogen, Rabu (23/3), mengatakan, para perenang juga diharapkan untuk memecahkan limit waktu di beberapa nomor sebagaimana ketentuan pengkot. Target ini terkait dengan sistem penyusunan tim bayangan Porprov Surabaya.
“Target beban pemecahkan limit waktu yang ditetapkan pengkot renang, sesuai dengan strategi KONI Surabaya untuk mendominasi cabor renang Porprov. Karena itu, para atlet diharapkan tampil maksimal,” katanya.
Sedangkan Ketua Umum PRSI Kota Surabaya, Djuniarno Joko Purwanto mengatakan, skuad renang yang dikirim untuk berebut medali juara merupakan deret atlet yang sudah disiapkan sejak setahun terakhir. Karena itu, Pengkot PRSI Surabaya yakin akan peluang mempertahankan predikat juara umum kejurda.
Kontingen Surabaya, menurut dia, terdiri atas para atlet Puslatcab SIAP GERAK, Puslatcab pengkot, dan beberapa atlet peraih medali di kejurcab dan kejuaraan klub.Karena itu, jumlah atlet yang dikirimkan jumlah mencapai 83 orang. Namun jumlah kontingen akan membengkak, jika penghitungan dicampur dengan deret atlet unggulan yang diturunkan klub-klub renang di Surabaya.     
“Doa, dukungan saat ini sangat diperlukan para atlet kita saat ini. Memompa semangat sangat perlu mengingat ajang ini sebagai pembuktian bagi atlet untuk layak tidaknya membawa panji Surabaya pada Porprov III mendatang,” katanya.
Target beban pemecahan limit waktu yang dibebankan pengkot, menurut dia, merupakan salah bagian dari strategi pengkot untuk memboyong medali emas. Selain itu, strategi pemecahan limit merupakan teknik PRSI Surabaya untuk mendapatkan catatan waktu tertinggi, sehingga memastikan peluang medali Porprov 2011 yang bisa dibawah pulang Surabaya. (Surabaya post)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar