Senin, 03 Maret 2014

Asian Games: Program Latihan Bisa Terhambat, Dana Pelatnas Diharapkan Tak Telat



Jakarta – RENANG - Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB-PRSI) mengharapkan dana pemusatan latihan nasional Asian Games 2014 tidak telat. Keterlambatan pencairan akan berdampak pada program latihan yang sudah dibuat.

Hal itu dikemukakan pelatih renang nasional Albert Sutanto ketika dihubungi, Kamis (27/2/2014). Ia mengatakan, meski saat ini tim renang sudah memasuki masa persiapan umum, namun ia berharap untuk masalah anggaran tidak ada hambatan lagi seperti terjadi multievent sebelumnya.

Keterlambatan dana tidak hanya mengganggu persiapan atlet saja, tapi juga berdampak pada program latihan yang sudah dibuat. "Biasanya kan selalu telat turun, makanya saya sebagai pelatih inginnya hal itu tidak ada lagi, karena akan berdampak pada semuanya," ujarnya.

Tim renang sendiri sampai saat ini belum memastikan total dana yang diperlukan untuk pemusatan latihan para atlet. PRSI masih menghitung anggarannya.

Namun yang sudah pasti adalah anggaran untuk alat recovery atlet. Alat ini dinilainya cukup penting untuk pengembalian fisik atlet.

"Alat ini memang cukup mahal, makanya kita meminta agar pemerintah bisa membantu," katanya tanpa menyebutkan nominal harga alat tersebut.

Di luar itu, kebutuhan sarana lain sudah cukup memadai. Karena sampai saat ini peralatan dari SEA Games kemarin, masih ada. "Atlet masih pakai sarana yang sama dengan SEA Games tahun lalu," tutupnya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar