Senin, 03 Maret 2014

Asian Games 2014: Renang Minta Tambahan Kuota



Jakarta, RENANG - Pengurus Besar (PB) Persatuan Renang Seluruh Indonesia menyatakan akan kembali mengajukan empat nama yang pernah ditolak tim seleksi Satuan Pelaksan Program Indonesia Emas (Satlak Prima).

PRSI awalnya mengajukan sembilan nama untuk dimasukkan ke pemusatan latihan nasional Asian Games 2014. Namun, hanya lima saja yang dinyatakan lolos.

Kelima nama atlet itu adalah Triady Sidiq Fauzi, I Gede Siman Sudartawa, Ricky Angga Wijaya, Indra Gunawan, Glenn Victor Sutanto. Sementara empat nama atlet yang ditolak adalah Angga Wijaya, Fadlan Prawira, Dennis Josua Tiwa, dan Ressa Kania Dewi.

Kabarnya, pencoretan diketahui bukan karena tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan tim seleksi Satlak Prima, melainkan soal kurangnya dana.

"Mereka bilang karena dana, akhirnya Prima mempersempit kuota," ujar Sekretaris Jenderal PRSI, Made Suryadana, usai jumpa pers Master Swimming di Golf Driving Range Senayan, Jakarta, Rabu (19/2/2014).

Padahal, aku Made, jika melihat data prestasi atletnya, kriterianya sudah sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan tim seleksi Satlak Prima.

"Makanya kita masih coba terus. Ini 'kan sebenarnya atlet-atlet ini yang harus di-suppport pemerintah untuk ke jenjang lebih tinggi lagi agar prestasi mereka juga meningkat. Jadi setelah SEA Games kemarin, mereka ke Asian Games, setelah itu Olimpiade," tambahnya.

Karena, lanjut dia, untuk masalah dana pelatnas PRSI juga belum sanggup. "Kalau keberangkatan mungkin tidak seberapa, tapi pembinaan selama pelatnas ini kan besar juga," ucapnya.

Made berharap keputusan ini belum final. Mereka masih meminta agar diberi ruang untuk berkoordinasi lebih dalam dengan tim dari Satlak Prima.

"Setiap hari jika memang harus komunikasi dengan Satlak kami siap. Intinya kami akan berjuang dan berusaha perihal kuota tersebut," cetusnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar