Rabu, 08 Mei 2013

Training Camp Pelatnas Renang Tertunda

Jakarta: Rencana Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) untuk menggelar training camp di Perth, Australia, pada April tertunda.

Training camp untuk atlet Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) renang SEA Games XXVII 2013 Myanmar itu tertunda akibat belum siapnya kolam renang yang akan dipakai.

"Jadi kolam renang itu tiba-tiba direnovasi oleh pemerintah setempat sehingga kita tidak bisa pakai. Keputusan itu mendadak diberitahukan ke kita (PRSI)," jelas kepala pelatih Pelatnas Renang Hartadi Noertjojo, Rabu (1/5).

Meski demikian, Hartadi menambahkan para atlet Pelatnas renang Indonesia akan tetap dipantau secara ketat oleh pelatih renang Australia Simon Redmond melalui laporan berkala para pelatih renang nasional.

Simon pun akan datang sebulan sekali ke Indonesia untuk melihat secara langsung perkembangan latihan atlet Indonesia.

Rencana menggelar training camp di Perth, lanjut Hartadi, tidak akan dibatalkan. Pihaknya hanya akan mengundurkan jadwal saja.

"Jadi mungkin pada Juni setelah kami menggelar promosi dan degradasi menjadi sekitar 20 atlet di Pelatnas SEA Games," kata Hartadi.

Promosi dan degradasi atlet Pelatnas renang, jelas Hartadi, akan dilakukan berdasarkan penilaian dari beberapa kejuaraan dan perkembangan latihan.

Kejuaraan terakhir yang akan diikuti oleh perenang pelatnas adalah Kejuaraan Nasional di Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada 20-22 Mei mendatang.

Sementara itu, PB PRSI masih melobi panitia SEA Games Myanmar untuk menambah nomor pertandingan renang menjadi 38 nomor pertandingan.

Panitia SEA Games Myanmar hanya mempertandingkan 32 nomor. Beberapa nomor yang tidak dipertandingkan adalah nomor-nomor jarak pendek 50 meter.

"Kalau itu tidak dimainkan kita bisa kehilangan 3 emas dan semakin susah mencapai target 6 medali emas," pungkas Hartadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar