Sabtu, 25 Februari 2012

Adik Kim Kardashian Seksi Model Pakaian Renang

Los Angeles - Kendall Jenner, adik Kim Kardashian yang baru berusia 16, berpose untuk produk pakaian. Kendall cantik dan seksi saat mengenakan lingerie.
Seperti dikutip Dailymail, Kendall terlihat cantik dan seksi degan memakai beberapa pakaian renang. Berbeda dari Kim, tubuh Kendall terlihat langsing dan tinggi.
Kendall yang berambut cokelat tampak cantik mengenakan bikini dengan model vintage dengan corak bunga.
Dalam foto itu Kendall juga memeragakan pakaian ballet. Rambut Kendall diikat ke atas dan terlihat hampir sama dalam film Black Swan.
Selain cantik, Kendall juga memiliki bakat sebagai model berkelas. Namun ia sempat diprotes karena sempat tampil di catwalk dalam usia yang masih sangat muda, 15. Karena peraturan menunjukkan usia minimum harus 16. [INILAH.COM]

Kamis, 23 Februari 2012

Anak Prematur Itu Kini Jadi Pemecah Rekor

OLIVIA Fernandes kini ia menjadi atlet yang sudah tidak asing lagi bagi dunia renang Jawa Timur. Perenang asal klub Sidoarjo Aquatic Club (SAC) ini sudah malang melintang di kolam renang daerah, nasional dan bahkan internasional. Dia juga pernah memecahkan rekor nasional gaya punggung. Terakhir atlet yang bernama lengkap Olivia Aprilia Fernandes ini meraih medali emas terbanyak dalam kejuaraan renang Petro Cup III pada 19 Pebruari 2012 lalu.
Namun siapa sangka, di balik kesuksesan Olivia Fernandes ini, tersimpan rasa kehawatiran yang cukup mendalam dari kedua orangtuanya pada Olivia kecil. Ya, dilahirkan di Surabaya, Olivia kecil dalam keadaan prematur. Padahal ayah dan ibunya yang suka olahraga sangat menginginkan anaknya menjadi atlet, meskipun keduanya bukanlah sebagai atlet.
“Ya, orangtuaku memang ingin aku jadi atlet, aku terjun di dunia renang ini pun atas kemauan orangtua,” ujarnya sambil mengingat masa kecilnya.
Namun dengan lahir prematur dan berpostur kecil, tidak seperti layaknya bobot bayi normal, menyita orangtuanya untuk berpikir bagaimana supaya Olivia kecil bisa lebih tinggi dan menjadi atlet nantinya .
Beruntung mereka bertemu dengan Suyanto yang saat itu menjadi pelatih renang Sidoarjo Aquatic Club. Suyanto pun menyarankan untuk mengikutkan Olivia yang kala itu berusia 3 tahun berlatih renang saja di SAC, agar bisa terpenuhi keinginan kedua orangtuannya.
“Saat itu orangtuaku hawatir, bagaimana supaya aku bisa lebih tinggi posturnya. Aku kan lahir prematur saat itu. Beruntung bisa ketemu sama pak Yanto, aku pun dimasukkan ikut latihan renang,” ungkap gadis kelahiran 3 April 1996 ini sambil tersenyum.
Ayah Olivia yang asli Flores menuruti saran Suyanto, karena sang pelatih menilai Olivia mempunyai bakat untuk menjadi atlet berprestasi. “Awalnya sih, maunya biar tubuh bisa lebih tinggi saja dengan berlatih renang,” tambah perenang yang tinggal di Pondok Buana Blok E No.1 Sidoarjo ini.
Siapa sangka dengan berlatih rutin, kini Olivia remaja sudah berubah menjadi atlet renang handal. Ia bahkan menjadi penyumbang banyak medali bagi klubnya di berbagai event. Beberapa prestasi internasional juga pernah ia torehkan seperti meraih 2 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu di ajang Kejuaraan renang  Kelompok Umur se Asia Tenggara 2011 di Vietnam.
Yang mencolok adalah keberhasilannya memecahkan rekor nasional yang selama tiga tahun kejuaraan Krapsi belum terpecahkan oleh atlet manapun dari Indonesia. Rekor tersebut adalah 200 M gaya punggung dengan catatan waktu 02.26.15 pada Krapsi 2011 di Surabaya akhir Desember 2011 lalu.
“Saya senang lah mas, bisa memecahkan rekor nasional saat Krapsi lalu,” tambah atlet yang punya darah Sunda dari ibunya ini.
Ia pun membeberkan pedoman hidup yang ia pegang untuk bisa berprestasi. Manajemen waktu sangatlah penting disamping juga selalu bersungguh-sungguh dalam setiap usaha. “Asalkan bisa mengatur waktu saja mas, kita pasti bisa berprestasi. Selama ini program latihan saya jalani dengan baik dengan sungguh-sungguh. Waktu latihan ya latihan, kalau libur ya libur. Hidup saya juga tidak bisa lepas dari renang, di manapun selalu ingin renang,” ujar atlet yang masih duduk di kelas VIII SMP Negeri 5 Sidoarjo ini.
Kini harapan tertinggi baginya adalah bisa menyumbangkan medali emas bagi Jawa Timur di ajang PON 2012 di Riau nanti. “Saya pingin menyumbangkan emas, bukan hanya sekedar ikut-ikutan saja mas di PON nanti,” tambahnya.(surabayapost)

Selasa, 21 Februari 2012

Persiapan Perenang di Hungaria

PB PRSI telah menyiapkan program pematangan para perenangnya jelang tampil di Olimpiade 2012 London, Juli–Agustus mendatang.Mereka akan mengirimkan para perenang nasionalnya menjalani try-out di Hungaria selama satu bulan. 
Menurut Manajer Tim Renang Olimpiade Hartadi Nurjojo,pelatnas di negara Eropa tersebut bukan hanya untuk perenang yang sudah lolos,tapi semua perenang yang masuk pelatnas. Selain menjalani pelatnas di sana,mereka juga akan mengikuti dua event renang yang menjadi ajang Kualifikasi Olimpiade,yaitu kejuaraan renang di Italia dan Portugal. “Perenang yang belum lolos masih bisa mengikuti ajang kualifikasi untuk mendapatkan tiket tampil di London,”kata Hartadi,dilansir Antara.
Yang jelas,Indonesia sudah meloloskan empat perenang ke Olimpiade 2012.Mereka adalah Glenn Victor (100 meter gaya kupukupu), Triadi Fauzi (200 meter gaya kupukupu), I Gede Siman Sudartawa (100 dan 200 meter gaya punggung), dan Indra Gunawan (100 meter gaya dada).Sementara tiga perenang pelatnas lain yang belum mengantongi tiket Olimpiade adalah M Idham Dasuki, Enny Susilowati, dan YessyYosaputra. (sindo)

Sabtu, 18 Februari 2012

Dewi Perssik: Olahraga Jaga Vokal dan Jaga Tubuh

Pernafasan menjadi modal utama bagi seorang penyanyi, apalagi bagi seorang Dewi Perssik yang setiap tampil harus menari secara enerjik. Depe, demikian biasa dipanggil harus selalu menjaga stamina dengan olahraga rutin.
Senam body language (BL), senam perut dan renang secara rutin membantu olah pernafasan, Ketiga jenis olahraga itu berguna mengencangkan otot perut, bokong dan daerah kewanitaan.
"Aku senam BL, sama senam perut, renang juga. Karena semua itu mendukung pernafasanku dalam mengolah tarik suara. Dan membentuk badanku sesuai yang aku mau, yang sifatnya mengencangkan otot perut, bokong dan daerah kewanitaan," jelasDewi Perssik saat dihubungi KapanLagi.com®, Kamis (9/2/2012).
Sebagai artis penyanyi dan bintang akting dengan segudang aktivitas, Dewi meluangkan waktunya satu atau dua hari seminggu untuk olahraga yang digemarinya itu. Namun jika mantan istri Saipul Jamiell ini, tidak mood, dia cukup menggerakkan tubuhnya sembari mendengarkan musik.
"Untuk renang, seminggu satu kali itu pun kalau lagi mood. Tapi kalau senam BL dan senam perut biasanya seminggu dua kali. Karena banyaknya aktivitas, yah bangun tidur itu tadi, adanya musik mau tidak mau di kamar mandi pun, make up mempersiapkan sesuatunya untuk show sambil menggerakkan badan," ungkapnya.
"Tapi kalau menggerak badan, setiap bangun tidur, setiap hari harus ada musik. Musik itu ibarat jiwa saya, yang membangkitkan semangatku dan dari situ lah aku menggerakkan badanku dengan imajinasiku yang bermain di saat menikmati musik. Jadi mau tidak mau, itu merupakan gerakan badan yang sifatnya olahraga buatku, hanya bedanya, tidak terarah seperti yang wajib dan disiplin yaitu dimulai dari pemanasan, inti dan pendinginan," ujar Depe. (kpl/dis/dar)

(Kapanlagi.com)

Tujuh atlet renang masuk pelatnas Olimpiade

Sebanyak tujuh perenang dari berbagai daerah di Indonesia dipanggil masuk pelatnas Program Indonesia Emas (Prima) untuk persiapan tampil pada Olimpiade London, Inggris, Juli-Agustus 2012.
Manajer Tim Renang Indonesia mengatakan sebenarnya induk organisasi renang Indonesia menyiapkan 11 perenenang, tetapi yang masuk hanya tujuh perenang..
Ketujuh perenang tersebut adalah I Gede Siman Sudartawa, Glenn Victor. Indra Gunawan, Triadi Fauzi, Enny Susilowati, Yessy Yosaputra, dan Idham Dasuki.
PRSI masih mengajukan empat perenang lain agar bisa dibiaya pelatnas Program Indonesia Emas (Prima). Tujuh perenang yang masuk pelatnas tersebut catatan waktunya 99,5 persen mendekati limite waktu Olimpiade. Bahkan, empat perenang di antaranya sudah pasti lolos dan tampil pada Olimpiade di Inggris mendatang karena mampu menembus limite waktu B Olimpiade.
Glenn Victor dan Triadi Fauzi berhasil lolos ke Olimpiade berdasarkan hasil kejuaraan renang Singapura Terbuka 2011, sedangkan Siman Sudartawa dan Indra Gunawan dari hasil SEA Games XXVI/2011.
Ketujuh perenang yang masuk pelatnas tersebut akan diikutkan pada kejuaraan renang Singapura Terbuka awal Maret, Malaysia Open awal Mei, dan kejuaraan renang Asia Tenggara pertengahan Mei 2012.
Setelah itu mereka akan diikutsertakan pada kejuaraan renang di Italia dan Prancis, dan Juni 2012 menjalani latihan di Hongaria menyusul Indra Gunawan yang sudah berada di sana terlebih dulu..

(ANTARA News)

Tiga Hari Jelang Kematian, Whitney Houston Santai di Kolam Renang

Whitney Houston bersantai di kolam renang Beverly Hilton Hotel, tiga hari menjelang kematiannya. Ia tampak sehat.
Mengutip TMZ, Rabu (15/2), tiga hari sebelum kematiannya, Whitney Houston difoto tengah bersantai di kolam renang Beverly Hilton Hotel, Beverly Hills, Los Angeles, AS.
Meskipun Anda dapat melihat semacam minuman di sisi Whitney, tak jelas terlihat apakah minuman tersebut alkohol. Seperti yang dilaporkan sebelumnya, Whitney telah terlihat berpesta di hotel tersebut pada hari-hari menjelang kematiannya, Sabtu (11/2).
Sejauh ini, sampai hasil resmi diumumkan, pihak berwenang mengatakan kepada keluarga, Whitney mungkin telah menderita reaksi fatal mencampur obat antidepresi, obat resep, dan alkohol. [INILAH.COM]

OLIMPIADE 2012: Perjuangan Menuju London.

Pelatih pelatnas renang Indonesia mengakui, empat perenang yang sudah lolos kualifikasi B ke Olimpiade London 2012 belum aman untuk bisa ikut Olimpiade. Pasalnya, keempat atlet tersebut, Glenn Victor, Indra Gunawan, I Gede Siman Sudartawa, dan Triadi Fauzi, harus berebut tempat dengan 900 perenang dari 203 negara untuk lolos kualifikasi A.
Kendati catatan waktu perenang saat ini belum menembus batas catatan waktu kualifikasi A, PRSI tetap akan berupaya keras untuk meloloskan atletnya ke Olimpiade London 2012, yang akan berlangsung Juli-Agustus mendatang. Bahkan, mengajukan tiga nama atlet lagi untuk ikut pelatnas ke Satlak Prima lantaran catatan waktu perenang tersebut mendekati kualifikasi B.
"Semula kita mengajukan 11 nama, kemudian oleh Satlak Prima disetujui tujuh untuk ikut pelatnas, termasuk keempat atlet yang sudah lolos. Tiga nama yang diajukan itu adalah Idham Dasuli, Enny Susilowati, dan Yessy Yosaputra. Dua nama terakhir, Enny dan Yessy, baru saja lolos ikut pelatnas,"
Untuk meningkatkan prestasi atletnya PB PRSI akan melibatkan perenang pelatnas tersebut mengikuti ajang Indonesia Open 3-7 Mei, kejuaraan renang di Porto, Portugal, 7-9 Juni, dan kejuaraan renang di Roma, Italia 14-16 Juni. Di luar jadwal tersebut, seluruh perenang akan mengikuti program latihan yang sudah disiapkan PRSI dengan dukungan penuh dari Satlak Prima.
"Dalam pertemuan dengan Dansatlak Prima, soal dana, kami didukung penuh. Dengan begitu, kami tinggal membuat rencana kerja yang baik untuk atlet, baik try out maupun try in, termasuk Siman sendiri akan tetap berlatih di Indonesia karena belum memungkinkan untuk mengirimnya berlatih ke luar negeri,"..
Kendati empat perenangnya tidak masuk pelatnas Satlak Prima, toh PB PRSI tetap mempelatnaskan mereka dengan biaya PRSI. Bila keempat atlet ini menunjukkan prestasi yang signifikan dan bisa lolos ke Olimpiade dengan biaya latihan dari PRSI, maka PRSI akan meminta pertimbangan kembali kepada Satlak Prima untuk diakomodasi.